CV.Wijaya Lightning Protection - Jual Penangkal Petir dan As Grounding Tembaga

Pengertian dan Cara Kerja Penangkal Petir

Tanggal :2/15/2021 11:37:00 AM Penulis : Atmawijaya

Di Indonesia terdapat musim kemarau dan musim penghujan. Di awal tahun, pada bulan Januari dan Februari musim hujan tengah dalam puncaknya. Masyarakat diimbau untuk waspada bila keluar rumah maupun bepergian, karena dikhawatirkan akan adanya bahaya petir. masyarakat lebih baik memiliki penangkal petir, serta memaknai pengertian penangkal petir tersebut untuk keselamatan hidupnya.

Petir membahayakan makhluk hidup yang ada di bawahnya. Apalagi jika ia datang bersama hujan badai yang besar. Selain itu, sambaran petir bisa membahayakan struktur bangunan, rumah, kantor yang Anda tempati. Untuk mencegah bahaya petir tersebut, bangunan menggunakan sebuah alat yang bernama penangkal petir. Apa sebenarnya alat penangkal petir tersebut? Berikut penjelasannya.

Pengertian Penangkal Petir


Penangkal petir adalah sebuah alat instalasi yang terdiri dari kabel penghantar yang dipasang pada bagian teratas sebuah bangunan. Nantinya, jika bangunan tersebut tersambar petir, maka petir akan disalurkan ke kabel penghantar tadi ke bawah tanah (permukaan bumi), tanpa merusak alat-alat listrik yang ada di rumah, juga menghindarkan kerusakan pada struktur bangunan.

pengertian penangkal petir


Penangkal petir juga bisa disebut sebagai batang Franklin. Ini disebabkan Benjamin Franklin adalah orang yang dianggap pertama kali merancang desain penangkal petir. Pada desain penangkal petir Franklin, bentuknya berupa batang lurus dan lancip. Pada perkembangannya, penangkal petir ada pula yang berbentuk bulat, namun pada prinsip kegunaannya adalah sama.

 

Proses Terjadinya Petir

Beralih dari pengertian penangkal petir di atas, sebaiknya kita harus mengetahui terlebih dulu bagaimana proses terjadinya petir. Petir bisa Anda lihat sebagai kilatan cahaya api yang ada di langit, berbentuk memanjang seperti akar yang diikuti suara menggelegar, terjadi beberapa sepersekian detik setelahnya. Inilah salah satu bahaya petir terhadap makhluk hidup, karena ia mengandung listrik.

proses terjadinya petir


Jika petir mengenai bangunan, maka bangunan tersebut juga akan mengalami kerusakan, baik itu sebagian atau mungkin keseluruhan. Bagaimana mungkin petir bisa mengandung listrik? Setidaknya, ada dua hal yang menyebabkannya, yaitu melalui proses ionisasi dan gesekan antar awan hitam.


1. Ionisasi

Ion bebas positif dan ion bebas negative berkumpul di awan, semuanya yang dihasilkan dari proses menguapnya air yang berasal dari permukaan bumi. Proses tersebut membawa uap air naik ke atas awan. Uap air yang lama-lama terkumpul di awan akan menghasilkan hujan yang nantinya akan turun. Bersamaan dengan itu, ion bebas ada di permukaan awan yang bergerak karena adanya angin.

Awan yang bergerak ini menimbulkan perbedaan ion yang besar, bila terkumpul dalam suatu tempat. Ia akan bergesekkan, dan saat itulah terjadi petir. Adapun suara menggelegar yang terjadi setelah petir gisebut guruh. Kecepatan suara tidak bisa mengalahkan kecepatan cahaya, sehingga seolah-olah guruh berlangsung setelah petir, padahal dua hal tersbeut terjadi bersamaan.


2. Gesekan Antar Awan

Lebih lanjut soal pergesekkan antar awan. Awan yang mengandung ion-ion tadi bergerak karena adanya angin. Begitu bergerak, awan-awan akan saling bergesekkan dan menghasilkan ion-ion negative. Ion ini akan menempati permukaan-permukaan awan. Dari sinilah maka akan ada perbedaan ion positif dan negative, sehingga terjadilah petir yang menyambar bumi.

Gesekan antar awan yang menghasilkan listrik, bisa dipahami dalam percobaan menggesekkan penggaris plastik ke rambut. Setelah menggeseknya beberapa kali, lalu didekatkan ke rambut, maka rambut akan menempel naik ke atas ke penggaris plastik tersebut. Hal ini disebabkan adanya listrik statis yang terkandung pada penggaris listrik itu.

 

Fungsi Penangkal Petir

Alat penangkal petir tidak benar-benar menangkal petir. Penyebutan alat ini seolah-olah dapat menangkis sambaran petir. Padahal cara kerjanya adalah menyalurkan arus listrik dari petir menuju permukaan bumi dan meredamnya. Penangkal Petir juga tidak membuat bangunan 100 persen aman, hanya mengurangi risiko kerusakan.

fungsi penangkal petir


Kita tidak tahu petir akan menyambar komponen mana yang ada dalam sebuah bangunan. Petir bisa saja menyambar antena tv yang langsung menghantarkan listrik dan meledak, atau kabel telepon yang menyebabkan gangguan telepon rumah dan internet. Alat penangkal petir dipasang di paling atas bangunan, dimaksudkan agar petir menyambar alat tersebut, sehingga bisa disalurkan ke dalam tanah.

 

Bagian-bagian dari Sebuah Penangkal Petir

struktur penangkal petir

Berikut ini adalah bagian-bagian yang menyusun sebuah alat penangkal petir, di antaranya:

1. Batang Penangkal Petir

Ini adalah sebuah alat yang dipasang paling atas bagian sebuah bangunan. Pada model Franklin bentuknya dibuat runcing. Sementara beberapa ilmuwan Inggris sempat membuat desain dengan bentuk bulat di atasnya.

Benjamin Franklin sendiri beranggapan bahwa desain runcing ini dapat merangsang awan dan menyalurkan listrik pada ujung batang penangkal petir ini.Batang penangkal petir ini terbuat dari tembaga, karena komponen tersebut adalah penghantar listrik paling baik dibanding dengan komponen lainnya.


2. Kabel Konduktor

Bagian kedua bernama kabel konduktor, dipasang setelah batang penangkal petir. Fungsinya adalah untuk menyalurkan arus listrik ke bawah tanah. Sama halnya dengan batang penangkal petir, kabel konduktor juga terbuat dari tembaga. Kabel ini berbentuk memanjang, tergantung dari tinggi bangunan yang dipasangi, lalu diameternya sekitar 1 hingga 2 cm.

Diameter yang lebih besar dianggap lebih bagus, karena bisa menghantarkan arus listrik yang lebih besar. Selain itu, kabel ini juga lebih awet ketimbang yang diameternya kecil. Kabel konduktor biasanya dipasang di dinding pada sebuah bangunan.


3. Grounding

Grounding bisa juga disebut tempat pembumian. Tempat arus listrik yang direndam dalam tanah atau permukaan bumi (ground). Tanah menjadi isolator atau tempat terputusnya arus listrik yang baik. Grounding biasanya berbentuk batang juga, dan terbuat dari tembaga, yang memiliki panjang 1,5 hingga 3 meter tertanam di tanah.



Anda bisa memasangnya pada tanah yang lembab di sekitar rumah Anda. Grounding ini akan tersambung dengan kabel konduktor, dan batang penangkal petir yang berada di paling atas sebuah bangunan.

Cara Kerja Penangkal Petir

Berikut adalah Penjelasan mengenai cara kerja Penangkal Petir:
1. Petir menyambar akibat muatan negatif yang ada di permukaan awan. Ujung penangkal petir memiliki ion positif, sehingga akan menarik ion negatif yang ada pada awan.

2.  Terjadilah petir, maka arus listrik telah mengenai batang penangkal petir yang ada di bagian paling atas sebuah bangunan.

3. Dari batang penangkal petir, arus listrik dialirkan ke kabel konduktor, untuk terus dialirkan ke batang penangkal yang tertanam di permukaan tanah (grounding). 

4. Begitulah, sehingga sambaran petir akhirnya tidak merusak bagian apapun pada sebuah bangunan. Namun seperti disinggung di atas, bangunan belum sepenuhnya aman dari sambaran petir. Karena bisa saja petir menyambar bukan ke batang penangkal petir, tapi bagian lain dari sebuah bangunan.

Untuk melihat produk dan kelengkapan penangkal petir silahkan klik link penangkal petir


Beberapa pengertian penangkal petir, bagian serta cara kerjanya sudah dijelaskan pada penjelasan di atas. Setelah mengetahui prinsip dan cara kerjanya, Anda bisa memasang penangkal petir pada bangunan yang Anda tempati. Sebagai tambahan, biasanya dipasang juga alat untuk menstabilkan arus listrik (surge arrestor) yang berfungsi mencegah kerusakan listrik.

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Erico Lightning Protection Distributor
Lightning rod is a series of paths that are used as a path for lightning to go into the ground, without damaging the objects through it. Our CV. Wijaya Lightning Protection Lightning as Distributor of Lightning Protection Erico explains that there are 3 main parts to the lightning rod: lightning rod, conductor wire, grounding. When the negative electric charge at the bottom of the cloud is fulfilled, the positive electric charge on the ground will be immediately attracted. The electric charge then immediately travels up through the conductor cable, towards the end of the lightning rod. When the negative electrical charge is close enough on the roof, the attraction between the two charges gets stronger, the positive charge at the ends of the lightning rod being pulled towards the negative charge.

Erico Lightning Protection
Our CV. Wijaya Lightning Protection Lightning as a Distributor of Erico Lightning Protection sells various types and types of lightning protection equipment including the following products: Event Counter Erico Lightning Protection, GEM (Cement Grounding) Brand ERICO Lightning Protection, Lightning Protection Erico System 3000, Erico Powder and many other products Other Erico. We as a Distributor of Lightning Protection Erico provide high quality products and relatively affordable prices in its class. Erico products are known as companies that have been established for more than 100 years and have products that have been recognized internationally. We as a Distributor of Erico Lightning Protection only sell various types of high quality products, one of which is this Erico Lightning Protection product.